Kataku: Aku mendaur kembali pengalaman tentang cahaya Illahi. Kini bukan hanya dalam bentuk cincin lazuardi; tosca;putih; kuning; ungu; yang mengelilingi black hole. Tapi warna itu sendiri dalam kamus yang tak bernama sudah berpendar dalam bentuk tak terhitung. Permukaannya luas sekali dan sangat jernih seakan sebuah wilayah yang tiada batas. Dan seringkali muncul bentuk kubik yang variasinya luar biasa dengan cahaya sekeliling yang terang tapi tidak menyilaukan. Mirip mosaik kaca. Keindahan yang Subhanallah!
Katamu: Imanilah...Dia selalu hadir, maka berdzikirlah terus dalam suka mau pun duka. Dia kaya akan penampilan dan tidak dapat dipersamakan dengan apa pun...
No comments:
Post a Comment